5 Kota serta Rekomendasi Tempat untuk Study Tour Anak

5 Kota serta Rekomendasi Tempat untuk Study Tour Anak

Mendengar kata study tour atau karyawisata, mungkin sebagian dari kita langsung membayangkan destinasi seperti museum, perkebunan, pabrik, dan tempat-tempat dengan nilai edukatif lainnya. Sebagai bagian dari kurikulum pendidikan Indonesia, kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan dari berbagai sekolah dan institusi pendidikan.

Study tour ini berbeda dengan darmawisata yang hanya bertujuan untuk rekreasi. Sambil tur wisata, siswa-siswi juga diajak untuk memperkaya wawasan, mengasah kreativitas, bahkan mempelajari keterampilan baru. Karenanya, pemilihan tempat dan persiapannya juga harus lebih matang.

Dengan kemudahan akses dan pilihan obyek wisatanya, tidak heran kota-kota besar sangat disarankan untuk study tour (dibandingkan tempat-tempat terpencil), apalagi mengingat banyaknya peserta yang perlu diawasi.

Wajib Dibawa saat Karyawisata: TALKABOUT T42

Para peserta biasanya akan dibagi menjadi beberapa rombongan dan didampingi oleh seorang guru pendamping. Para guru pendamping ini akan perlu untuk saling berkomunikasi. Tujuannya adalah supaya anak-anak tidak terpisah dari rombongan dan karyawisata dapat berjalan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.

TalkAbout T42 merupakan walkie-talkie keluaran Motorola Solutions yang mudah dioperasikan dan memiliki berbagai fitur canggih. Perangkat radio dua arah ini memiliki 16 channel dan jangkauan hingga 4 km. Sepulangnya dari karya wisata, T42 juga bisa digunakan di sekolah untuk kegiatan lain seperti class meeting, Pentas Seni Sekolah maupun Pekan Olahraga Sekolah. Acara akan berjalan lebih lancar dengan bantuan alat komunikasi seperti TalkAbout T42.

Fitur lebih lengkap dari TalkAbout T42 dapat Anda temukan dengan mengunjungi laman ini. Demi kelancaran kegiatan belajar-mengajar, persiapkan solusi komunikasi ini dari sekarang.

Beberapa Kota dan Tempat Rekomendasi untuk Study Tour

1. Semarang

Semarang memiliki julukan ‘Venice Van Java’ lantaran memiliki kanal-kanal sungai layaknya kota Venice, Italia. Kota ini sarat dengan objek wisata sejarah seperti:

  • Masjid Agung Jawa Tengah. Di kompleks masjid dengan gaya arsitektur campuran Islam, Romawi, dan Jawa ini, terdapat Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah.
  • Langen Tirto Muncul. Wahana yang menjadi daya tarik tempat wisata alam ini diantaranya kolam pancing, kebun binatang mini, dan juga tempat bermain anak-anak.
  • Museum MURI. Museum MURI atau Museum Rekor Dunia Indonesia ini sudah mencatat lebih dari 8.000 rekor sejak museum didirikan pada tahun 1990.
  • Lawang Sewu. Gedung kuno yang dulunya merupakan kantor perusahaan kereta api Belanda ini dibangun pada tahun 1904.

Lawang Sewu. Sumber: Wikimedia Commons.

2. Yogyakarta

Di Kota Gudeg ini, ada banyak sekali destinasi wisata dengan budaya Jawa yang masih terasa sangat kental, diantaranya:

  • Museum Anak Kolong Tangga. Museum ini memamerkan berbagai macam mainan tradisional anak-anak, serta barang-barang tradisional yang sangat kental dengan nuansa anak-anak.
  • Keraton Yogyakarta. Menyaksikan kegiatan para abdi dalem yang hilir mudik, juga pertunjukan kesenian yang digelar hampir setiap hari di keraton, kita akan merasakan suasana yang sangat nyaman namun sakral.
  • Museum Affandi. Melalui ratusan lukisan karya seniman pelukis dalam negeri, kita dapat menumbuhkembangkan minat anak terhadap dunia seni.
  • Desa Batik Kayu Krebet. Di desa wisata ini, anak-anak dapat mempelajari banyak hal yang berhubungan dengan membatik pada kayu.

Keraton Yogyakarta. Sumber: Wikipedia.

3. Jakarta

Ibu kota negara ini merupakan destinasi yang menarik, khususnya bagi mereka yang berasal dari luar Jakarta. Beberapa spot yang populer untuk karya wisata anak, misalnya:

  • Monumen Nasional (Monas). Monumen peringatan setinggi 132 meter ini didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda.
  • Taman Mini Indonesia Indah. Taman ini sering disebut sebagai miniatur Indonesia karena akan mengingatkan anak-anak akan keberagaman Indonesia. Di TMII, terdapat berbagai bangunan rumah adat dan rumah ibadah dari beragam suku di Indonesia.
  • Museum Sejarah Jakarta (Museum Fatahillah). Di museum ini, anak-anak dapat menelusuri berbagai peninggalan sejarah kota Jakarta sejak zaman prasejarah, masa keemasan pelabuhan Sunda Kelapa, hingga ke masa setelah kemerdekaan.
  • Kebun Binatang Ragunan. Jika Anda ingin memperkenalkan berbagai jenis hewan dan tumbuhan kepada anak, inilah tempatnya. Tempat rekreasi ini memiliki luas hingga 140 hektar serta dihuni berbagai satwa dari seluruh penjuru dunia.

Taman Mini Indonesia Indah. Sumber: Wikimedia Commons.

4. Bandung

Bandung tak hanya terkenal akan tempat nongkrong anak muda. Kota Kembang ini juga memiliki banyak tempat yang cocok untuk kegiatan study tour.

  • Observatorium Bosscha. Observatorium Bosscha merupakan satu–satunya observatorium besar di Indonesia. Pengunjung dapat melihat cara kerja teleskop Zeiss dan mendapatkan informasi astronomi.
  • Selasar Sunaryo Art Space. Didirikan pada tahun 1998, SSAS aktif menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pada edukasi publik.
  • Saung Angklung Udjo. Merupakan sebuah tujuan wisata budaya dan edukasi yang lengkap karena Saung Angklung Udjo memiliki arena pertunjukan, pusat kerajinan bambu, dan lokakarya untuk alat musik bambu.
  • Puspa Iptek Sundial. Wahana pendidikan ini memiliki lebih dari 180 buah alat peraga interaktif sehingga pengunjung dapat mencoba sendiri dan mengeksplorasi alat-alat peraga tersebut.

Observatorium Bosscha. Sumber: Wikipedia.

5. Denpasar

Denpasar merupakan kota dengan objek wisata edukasi yang beragam, mulai dari bangunan bersejarah, monumen, taman budaya, hingga pantai yang menakjubkan.

  • Pulau Penyu Tanjung Benoa. Di pulau ini, siswa-siswi dapat mempelajari mengenai penangkaran penyu, juga menyaksikan bayi-bayi penyu dilepas ke laut.
  • Bali Equestrian Center. BEC merupakan salah satu tempat berkuda di Bali yang sudah bertaraf Internastional. Terdapat sebuah sekolah berkuda yang menerima siswa-siswi mulai dari umur 3 tahun.
  • Taman Nusa Gianyar Bali. Beragam jenis kebudayaan khas indonesia, termasuk tari-tarian tradisional dapat disaksikan di taman wisata budaya ini.
  • Bali Safari and Marine Park. Kebun binatang ini memiliki pertunjukan satwa di panggung Hanuman, juga kampung gajah yang terkenal akan atraksi dan museum gajahnya.

Bali Safari and Marine Park. Sumber: Wikimedia Commons.

#rekomendasiStudytTourAnak #TourJogja #TourSemarang #TourBali #TempatAsyik